Sabtu, 10 Mei 2014

Masif, determinasi uang dan kongkalikong manipulasi suara Pileg 2014 - Pemilu 2014 ANTARA News

Masif, determinasi uang dan kongkalikong manipulasi suara Pileg 2014 - Pemilu 2014 ANTARA News

Masif, determinasi uang dan kongkalikong manipulasi suara Pileg 2014

Jakarta (ANTARA News) - Direktur Eksekutif Matriks Indonesia Agus Sudibyo mengatakan determinasi uang dan praktik kongkalikong manipulasi suara pada penyelenggaraan pemilu legislatif (Pileg) 2014 masif karena banyaknya indikasi politik uang yang beredar.

"Kalau dari sisi determinasi uang itu pemilu legislatif tahun ini yang paling brutal dibandingkan pemilu yang sudah dilakukan karena determinasi uang itu menjadi luar biasa," ujar Agus Sudibyo dalam diskusi "Menyikapi Penyelenggaraan (Rekapitulasi dan Penetapan) Pemilu 9 April 2014 di DPD RI, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, ongkos Pileg 2014 menjadi mahal karena adanya politik uang yang merajalela sehingga dalam Pemilu kali ini ada hubungan antara penjual dan pembeli.

"Kita menghadapi situasi seperti ini dan kita khawatirkan akan ada transaksi perundang-undangan yang dihasilkan dari Pemilu yang terdapat politik uang," kata dia.

Ia mengutarakan untuk menjadi anggota DPR RI itu para caleg harus mengeluarkan dana minimal senilai Rp3,5 miliar.

"Dana tersebut digunakan untuk biaya operasional kampanye seperti baliho, spanduk, tim sukses, survei maupun iklan di media massa," ujar dia.

Karena itu, lanjutnya, para wakil rakyat yang akan duduk di parlemen tidak terikat dan tidak memperjuangkan aspirasi masyarakat sehingga akan ada jual beli perundang-undangan atau transaksional pasal.

"Jual beli pasal perundang-undangan akan semakin parah, proses perumusan kebijakan dan pelaksanaannya dilandasi oleh logika jual beli," ujar dia.

Bahkan, ia mengatakan, DPR dalam lima tahun ke depan terkait proses kebijakan dan pengelolaan sumber daya publik jangan-jangan akan dilakukan proses jual beli itu tadi. (A063/A029)

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © 2014

Minggu, 02 Februari 2014

Seruan Pengurus Pusat GMKI menyangkut meninggalnya 7 relawan GMKI di Sinabung

Seruan Pengurus Pusat GMKI menyangkut meninggalnya 7 relawan GMKI di Sinabung
fnews - Jakarta: Duka cita yang mendalam dialami oleh GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) secara nasional atas meninggalnya kader-kader GMKI yang dalam rangka misi kemanusiaan terhadap korban bencana Gunung Sinabung.

Diantaranya 6 orang kader GMKI Cabang Kutacane dan 1 orang kader GMKI Kabanjahe. GMKI Kutacane adalah cabang yang baru berdiri hitungan bulan tapi semangat pelayan mereka patut diapresiasi karena sebagai cabang yg baru terbentuk di Wilayah 1, bisa memberikan loyalitasnya untuk pengorbanan pelayanan.

Atas dasar itu Pengurus Pusat GMKI memberitahukan kepada seluruh Cabang GMKI se - Tanah Air, untuk melakukan aksi solidaritas bersama dalam bentuk :

1. Menetapkan 7 hari sebagai hari berkabung Nasional GMKI di seluruh Cabang GMKI Se-Tanah Air

2. Melakukan malam doa.

3. Mengibarkan bendera Organisasi GMKI setengah tiang di setiap kantor perwakilan GMKI Se-Tanah Air

4. Menggalang bantuan dana untuk diserahkan kepada keluarga yang berduka.
( bantuan dapat disalurkan ke nomor rekening 122-00-0509990-1 Bank Mandiri KCP Jakarta RSCM an Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia ) contak person: 085297200823 ( Bendahara Umum/ lisbeth)

Demikian hal ini disampaikan kiranya bisa menjadi perhatian kita bersama. Kiranya. Teriring Salam dan Doa Agung Tuhan Yesus Sang Kepala Gerakan. Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, Tinggi Pengabdian.

Ut Omnes Unum Sint

PENGURUS PUSAT
GERAKAN MAHASISWA KRISTEN INDONESIA
MASA BAKTI 2012-2014
rus Pusat GMKI menyangkut meninggalnya 7 Relawan GMKI di Sinabung